ka yaya.. kenapa kamu bikin agi di posisiku dulu ka… aku beneran mau peluk agi yang lama. agi semoga sehabis ini langkahmu di penuhi bunga dan kamu jadi manusia paling bahagia. makasih ya ka yaya, aku jadi tau pov orang tuaku gimana selama ini. ternyata jadi mereka juga gak mudah yaa.. tapi sekarang aku udah gabisa liat ayah karna udah pergi jauh.. semoga tama dan rumi selalu di samping agi selamanya… sehat selalu kayaya🤍
hi anon maaf yaa aku baru bisa balas ini sekaraaang. took me a while to process my thoughts after read this and put it into the right words. kamu tau gaaak kalau aku mau nulis agi krn aku nyadar gimana anak itu punya unconditional love yg besar ke orangtuanya (krn selama ini yg banyak dibahas adalah sebaliknya) tapi buat mencintai orangtua yg jg seorang manusia yg sebenarnya baru pertama kali jadi orangtua, mereka gak mungkin sempurna (and i believe that everything is our parents except they are fundamentally individuals too which means they have their own personalities and backgrounds and problems that have shaped them into who they are now) and no matter how much it hurts we still end up with this deep attachment to our parents as we carrying the heavy weight of being tied to them.
lately i have been thinking of being a bigger person than them (so we can learn how to forgive them in a way that didn’t hurt us and reopen our wounds too). agi juga pasti akan seperti kamu, anoon. after everything you have been through i believe you (and agi as well) can still find more peace and bigger things, much better things on your own way ahead, despite apapun ituu. semoga kamu bisa sehat terus dan semoga ayah kamu tenang disana yaa… aamiin.
aku dr kemarin tuh kepikiran karena meskipun gak ada identitasnya tp kamu pasti berat bgt buat open up kayak gini. makasih banyak anoonnn, nanti peluknya aku titip ke agi yaa!!
Alterspring uses Markdown for formatting
*italic text* for italic text
**bold text** for bold text
[link](https://example.com) for link